Big match Premier League bertajuk Super Sunday menjadi milik Chelsea. The Blues menaklukkan Liverpool 2-0 di Stamford Bridge, Minggu 4 Oktober 2009.
Gol pertama The Blues dicetak Nicolas Anelka di menit 60. Javier Mascherano pantas disalahkan oleh terciptanya gol Chelsea ini.
Pasalnya, gelandang jangkar Argentina ini kehilangan bola yang berhasil direbut playmaker Chelsea, Deco di lini tengah. Deco langsung memberikan umpan jauh kepada Didier Drogba.
Dengan sedikit dribble, Drogba lalu memberikan umpan silang kepada Anelka yang berdiri lebih bebas di kotak penalti dan mengonversinya menjadi gol. Bek Liverpool, Jamie Carragher yang berada di dekat Anelka kalah cepat pergerakannya dan hanya termangu.
Drogba layak dinobatkan sebagai Man of The Match. Pasalnya, pergerakan striker Pantai Gading ini juga menginspirasi gol kedua Chelsea.
Mendapatkan umpan jauh di sisi kiri pertahanan Chelsea, Drogba mampu mengelabui dua bek Liverpool: Carragher dan Emiliano Insua. Lalu, Drogba mengirim umpan ke tengah dan mengelabui satu pemain bertahan Liverpool lagi kepada Florent Malouda yang baru masuk.
Malouda dengan dingin mengeksekusinya ke gawang Jose Pepe Reina di menit 91. Chelsea 2, Liverpool 0. Meski Liverpool melahirkan peluang di menit terakhir, tapi kedudukan tak berubah.
Pemilik Chelsea, Roman Abramovich terlihat sumringah dengan hasil ini. Taipan asal Rusia ini tak henti bertepuk tangan di pinggir lapangan menyambut sukses pasukan Carlo Ancelotti.
Apalagi, dengan hasil ini Chelsea kembali ke puncak klasemen Premier League dengan 21 poin dari delapan laga. The Blues mengambil alih dari Manchester United yang hanya meraih 19 poin dari laga yang sama usai ditahan imbang Sunderland 2-2.
Buat Liverpool, hasil ini tentu sangat buruk buat Manajer Rafael Benitez. Pasalnya, The Reds telah menderita tiga kekalahan dalam delapan laga. Liverpool yang baru mengemas 15 poin, posisinya rawan tergusur Manchester City ke posisi 6.




