Sejak cedera di Piala Dunia 2006, karier Owen mengalami penurunan drastis. Semuanya berbeda terbalik dibandingkan ketika ia mencetak tiga gol ke gawang Jerman delapan tahun silam pada laga kualifikasi Piala Dunia 2002.
Sebagai mantan pemain termuda yang pernah bergabung bersama “The Three Lions”, Owen termasuk salah satu pemain yang digadang-gadang penggemar sepak bola negara tersebut. Sayangnya, kesempatan itu belum pernah terwujud sejak Fabio Capello mengambil alih kursi kepelatihan “St George Cross” setahun lalu. Penampilan terakhirnya terjadi pada Maret 2008.
Kini setelah bergabung bersama MU, Owen mulai menemukan kepercayaan dirinya kembali. Golnya ke gawang Manchester City sepekan lalu membuktikan bahwa ia masih tajam, setajam ketika ia mencetak gol-gol di Piala Dunia 2002 dan Euro 2004.
“Aku tak lebih lambat dibanding tujuh, delapan tahun lalu,” kata Owen kepada The Times. “Serangkaian cedera hamstring di awal karierku menghambat pergerakanku, tapi setelah itu aku tetap pemain yang sama dan jika tak terjadi apa-apa, aku semakin baik.”
“Orang berpikir aku sudah berusia 30-an, 40-an, (itu tampak dari) cara mereka membicarakanku. Aku baru 29 tahun. Aku belum seumur itu,” keluhnya. “Tidak mudah masuk ke skuad yang meraih hasil seperti sekarang, tapi aku berhasrat memperpanjang waktuku bersama Inggris.”
Untuk membuktikan kepiawaiannya tersebut, Owen bertekad mencetak gol ke gawang Wolfsburg pada matchday kedua fase grup Liga Champions, Rabu (30/9) malam waktu setempat. Bermain di Old Trafford akan memudahkannya menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan Capello.
“Capello tidak pernah bicara kepadaku soal situasi sekarang ini. Aku pernah berpas-pasan dengannya di Community Shield. Dia bersama Franco Baldini. Franco melihatku dan mengacungkan jempol kepadaku. Franco bilang: ‘Selamat, kami akan terus memantaumu’,” lanjut mantan pemain Liverpool tersebut.
Owen pernah 89 kali membela Inggris dalam laga internasional mereka. Dari penampilan itu, pemain setinggi 175 cm itu telah mencetak 40 gol.




