Internasional

Profil Paraguay dalam Copa Amerika 2011


Paraguay menjadi salah satu kuda hitam di Copa America 2011. Tim ini juga pernah dua kali menjadi juara, yaitu pada 1953 dan 1979.

Sebelumnya Paraguay juga dikenal sebagai tim dengan karakter bertahan dan mengandalkan serangan balik. Akan tetapi dalam setahun terakhir konsep itu berubah dengan karakter lebih menyerang.

Karena perubahan karakter itu juga yang membuat Paraguay sulit ditebak. Kadang tim ini bisa tampil biasa-biasa saja, tapi tak jarang membuat kejutan.

Pelatih Gerardo Martino

Menjadi salah satu dari sedikit pelatih yang tetap dipertahankan usai Piala Dunia 2010. Gaya permainan dengan penguasaan bola membuat federasi sepakbola Paraguay memutuskan untuk mempertahankannya.

Martino juga pintar dalam memainkan sepakbola atraktif. Jika pemain terbaiknya bisa fit, Martino akan bisa dengan leluasa meramu skuad dengan formasi 4-4-2 favoritnya.

Pemain Bintang

Paraguay dikenal sebagai gudangnya striker andal. Nelson Haedo Valdez, Lucas Barrios dan Roque Santa Cruz adalah beberapa di antaranya, dan ketiganya akan menjadi andalan Paraguay menjebol gawang lawan.

Tapi pemain belakang mereka juga memiliki kualitas tersendiri. Antolin Alcaraz dan Marcos Caceres bisa menjadi tembok tangguh di jantung pertahanan Paraguay.

Kekuatan Tim

Paraguay dikenal memiliki pertahanan yang solid dan faktor ini bisa menjadi penentu sukses tidaknya mereka mewujudkan target tim menembus semi-final.

Pemain tengah dengan berkarakter bertahan juga andal dalam mengamankan daerahnya. Karena itu akan sulit bagi tim mana pun menembus pertahanan Paraguay.

Kelemahan Tim

Kualitas antara pemain utama dan pelapis jedanya cukup besar. Akan menjadi masalah tersendiri jika pemain pilihan utama absen karena cedera atau akumulasi kartu.

Susunan Skuad Paraguay:
Kiper: Justo Villar (Real Valladolid), Diego Barreto (Cerro Porteno), Roberto Fernandez (Racing Club)

Belakang: Paulo Da Silva (Real Zaragoza), Antolin Alcaraz (Wigan Athletic), Dario Veron (Pumas UNAM), Aureliano Torres (San Lorenzo), Marcos Caceres (Racing Club), Ivan Piris (Cerro Porteno), Elvis Marecos (Guarani)

Tengah: Cristian Riveros (Sunderland), Edgar Barreto (Atalanta), Enrique Vera (LDU Quito), Victor Caceres (Libertad), Nestor Ortigoza (San Lorenzo), Hernan Perez (Villarreal), Jonathan Santana (Kayserispor)

Depan: Roque Santa Cruz (Blackburn Rovers), Nelson Haedo Valdez (Hercules), Lucas Barrios (Borussia Dortmund), Osvaldo Martinez (Monterrey), Marcelo Estigarribia (Newell’s Old Boys), Pablo Zeballos (Olimpia)

Incoming search terms:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *