Prediksi

Liga Champions Skor-Skor Besar Sepanjang Sejarah


Skor-Skor Besar Sepanjang Sejarah Liga Champions 

PREDIKSI BOLA INDOGOL 2

INDOGOLnews –   Pada 13 Februari 2018 Babak 16 besar Liga Champions 2017-2018 akan mulai berlangsung.Sepanjang sejarahnya ,kompitisi antarklub nomor satu eropa ini berhasil menghasilkan laga seru. sumber www.bola.com

  1. Villarreal 6-3 Aalborg BK, 21 Oktober 2008

    Nama Manuel Pellegrini melambung ketika menangani Villarreal pada periode 2004 hingga 2009. Puncaknya terjadi pada 2008-2009, musim terakhir Pellegrini sebelum hengkang ke Real Madrid.

    Pada matchday 3 Grup E, Villarreal sukses menghempaskan Aalborg BK dengan skor 6-3. Laga itu tercatat sebagai salah satu pertandingan dengan skor terbesar pada ajang Liga Champions karena tercipta sembilan gol.

    Sejatinya, Villarreal tertinggal lebih dulu lewat gol Marek Saganowski ketika pertandingan berjalan 19 menit. Namun, El Submarino Amarillo membalikkan keadaan melalui Guseppe Rossi (28′), Joan Capdevilla (33′), Joseba Llorente (67′, 70′, 84′), dan Robert Pires (79′).

    Sementara itu, dua gol tambahan Aalborg tercipta lewat Thomas Enevoldsen (36′) dan Andreas Johansson (77′). Hasil itu merupakan satu dari dua kemenangan Villarreal pada ajang tersebut. Villarreal lolos ke babak 16 besar sebagai runner up dengan koleksi sembilan poin.

  2. Olympique Lyon 7-2 Werder Bremen, 8 Maret 2005

      Laga antara Olympique Lyon kontra Werder Bremen menjadi pertandingan dengan skor terbesar pada fase gugur Liga Champions. Sembilan gol tercipta pada babak 16 besar edisi 2004-2005.

    Lyon keluar sebagai pemenang dengan skor 7-2. Sylvain Wiltord menjadi pahlawan dengan tiga gol (8′, 55′, 63′), disusul dua gol Michael Essien (17′, 30′), serta masing-masing satu gol Florent Malouda (60′) dan Jeremy Berthod (80′).

    Sementara itu, Werder Bremen hanya mampu membalas lewat Johan Micoud pada menit ke-72 dan eksekusi penalti Velerien Ismael ketika pertandingan berjalan 57 menit.

    Lyon melaju ke perempat final dengan agregat 10-2. Namun, perjuangan Les Gones terhenti setelah takluk lewat adu tendangan penalti dari PSV Eindhoven.

  3. Paris Saint-Germain 7-2 Rosenborg BK, 24 Oktober 2000

     Sebelum mendatangkan Neymar pada musim panas 2017, Paris Saint-Germain (PSG) sempat memiliki idola dalam diri Nicolas Anelka. Penyerang asal Prancis itu dua periode membela Les Parisien.Pada periode keduanya, Anelka membantu PSG mencatatkan sejarah ketika menang 7-2 atas Rosenborg pada matchday kelima Liga Champions 2000-2001. Kemenangan itu mereka raih atas pesaing untuk lolos ke fase berikutnya.

    Kala itu, Anelka menyumbangkan dua gol pada menit ke-35 dan 90+2. Sisa gol PSG dicetak oleh Frederic Dehu, Christian, Peter Luccin, Jerome Leroy, dan Laurent Robert. Sementara dua gol balasan diborong Christer George.

    Menariknya, pada matchday ketiga musim yang sama, Rosenborg juga menang dengan skor besar. Wakil Norwegia itu melumat Helsingborg dengan skor 6-1.

  4. AS Monaco 8-3 Deportivo La Coruna, 5 November 2003

     AS Monaco menjadi sensasi ketika melaju ke final Liga Champions 2003-2004. Meski kalah di final dari FC Porto, AS Monaco mencatatkan beberapa sejarah ketika itu.Pada matchday keempat Liga Champions 2003-2004, AS Monaco melumat Deportivo La Coruna dengan skor 8-3. Monaco membuka keunggulan lewat Jerome Rothen ketika pertandingan berjalan dua menit.

    Gol-gol dari Ludovic Giuly (11′), Dado Prso (26′, 30′, 45+2′, 49′), Jaroslav Plasil (47′), dan Edouard Cisse (67′). Sementara tiga gol Deportivo dicetak Diego Tristan (39′, 52′) dan Lionel Scaloni (45′).

    Ketika itu, AS Monaco keluar sebagai juara Grup C dengan koleksi 11 poin. Uniknya, Deportivo juga lolos dengan status runner up setelah unggul head to head atas PSV Eindhoven.

  5. Borussia Dortmund 8-4 Legia Warszawa, 22 November 2016

     Pertandingan dengan skor terbesar sepanjang sejarah Liga Champions terjadi di kandang Borussia Dortmund pada edisi 2016-2017. Saat itu, 12 gol tercipta ketika Die Borussen menang 8-4 atas Legia Waszawa.Musim tersebut menjadi salah satu yang terbaik untuk Dortmund. Mereka mampu dua kali meraih kemenangan dengan skor besar, keduanya menghadapi Legia.

    Pada pertemuan pertama, Dortmund melumat Legia 6-0. Laga selanjutnya antar kedua kesebelasan menjadi mimpi buruk untuk Legia.

    Shinji Kagawa dan Marco Reus masing-masing menyumbangkan dua gol, disusul Nuri Sahin, Ousmane Dembele, Felix Passlack, dan gol bunuh diri Jakub Rzezniczak. Sementara empat gol Legia dipersembahkan Aleksandar Prijovic (dua gol), Michal Kurcharzyk, dan Nemanja Nikolic.

    HOT PROMO INDOGOL:
    -BONUS SPORTSBOOK 20%
    -BONUS ROLLINGAN 0.7%
    -BONUS CASHBACK 5%
    -BONUS REFERENSI 15%
    -BONUS DEPOSIT 5% (NEW PROMO)

    Silahkan Kunjungi Dan Bergabung Bersama Kami
    www.indogol/daftar/
    Contact Person Kami :
    Live Chat ( www.indogol.com)
    HP SMS : 082133118822
    HP CAMBOJA : +85515833489
    WA : +85515833489
    PIN BBM : 1ND0G0L

    Ayoo Buruan Segera Bergabung Bersama Kami
    dan Rasakan Keberuntungan Anda Bermain Bersama Kami
    Di WWW.INDOGOL.CO

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *